Selasa, 19 Mei 2020

By Admin

Menghayati Bhinneka Tunggal Ika dari Pakde Samadi




Di balik kemudinya, Pakde menyetir dengan piawai. Mobil itu diarahkannya menuju sebuah gereja di Palembang. Sesampainya di gereja, seseorang yang duduk di bagian belakang mobil turun. Namun tidak dengan Pakde. Beliau hanya duduk menunggu tuannya selesai memimpin ibadah di gereja tersebut.

Kaca mobil dibukanya sedikit agar angin segar bisa masuk. Beberapa jemaat gereja yang melewatinya sesekali menyapa. Sekedar bertanya kabar atau berbincang sedikit dengan Pakde sebelum melanjutkan perjalanan ke dalam gereja.

Lelaki paruh baya ini bernama Samadi. Tapi orang-orang biasa memanggilnya dengan sebutan Pakde. Mungkin karena asal usul beliau sebagai orang Bantul, Yogyakarta sehingga membuatnya dipanggil Pakde.

Di umurnya yang sekarang menginjak 60 tahun, Pakde berprofesi sebagai supir untuk mobil gereja di Palembang. Mengantar jemput pendeta adalah tugasnya sehari-hari. Pakde akan menjemput pendeta gereja di rumah dan mengantarnya ke gereja. Tugasnya juga untuk mengantarkan pendeta gereja menuju ke rumah sakit atau ke tempat lainnya untuk menemui jemaat.

Ketika mengantarkan pendeta ke gereja untuk beribadah, Pakde tidak ikut masuk. Pun, pendeta gereja tidak pernah mengajaknya untuk ikut mendengarkan pidato. Pakde hanya akan menunggu di mobil sampai pendeta selesai memimpin ibadah dan Pakde akan mengantarkannya kembali ke rumah.

Saat sedang dalam perjalanan dan terdengar azan, pendeta akan meminta Pakde untuk mampir ke masjid terdekat agar Pakde bisa melaksanakan shalat. Sebagai seorang muslim, Pakde merasa sangat dihargai meskipun berada di lingkungan yang berbeda.

Hal itulah yang membuat Pakde betah menjadi seorang supir di gereja. Sudah lebih dari 32 tahun Pakde menekuni profesi ini. Perbedaan keyakinan menjadi alasan untuk saling merendahkan. Orang-orang di sekitar Pakde sangat menghormati keyakinan yang dianut oleh beliau. Mereka hidup rukun dalam perbedaan.

Dari penghasilannya sebagai sopir untuk gereja, Pakde bisa menghidupi keluarga kecilnya. Beliau memiliki tiga putri yang masih bersekolah. Bahkan, beliau berhasil mengantarkan anak pertamanya hingga lulus sarjana.

Bekerja menjadi supir di gereja GPIB Immanuel di Palembang telah dilakoninya sejak tahun 1987. Sebelum menjadi supir, Pakde bekerja sebagai tukang bangunan di Palembang sejak tahun 1983. Ketika dia sedang mengerjakan proyek di rumah salah satu jemaat gereja, Pakde ditawari pekerjaan tersebut dan menerimanya.

Pakde tidak merasa malu atau sungkan bekerja di lingkungan yang berbeda. Baginya, selama pekerjaan tersebut halal, tidak menipu, tidak mencuri, atau berkaitan dengan hal-hal yang buruk lainnya, Pakde akan tetap melakoninya.

Dari pekerjaannya ini pula Pakde belajar banyak tentang indahnya toleransi. Bukan hanya teori, Pakde langsung mempraktikkan pentingnya toleransi dan merasakan sendiri manfaat dari hal tersebut.

Kebaikan memang sudah seharusnya dibagi kepada seluruh umat manusia di muka bumi, tanpa perlu memandang suku, ras, agama, dan latar belakang lainnya. Pakde yang orang biasa dengan pendidikan rendah mengajarkan bagaimana kebaikan itu bisa dibagikan dan dirasakan melalui toleransi.

Kita pun bisa membagikan semangat kebaikan yang sama besarnya seperti Pakde. Untuk menyebarkan kebaikan yang besar, bisa di-#AwaliDenganKebaikan kecil untuk diri sendiri dan orang terdekat. Salah satu caranya dengan memberikan perlindungan terbaik melalui Asuransi Syariah Indonesia.

Allianz, sebagai salah satu perusahaan asuransi syariah terbaik di Indonesia, menawarkan Produk Asuransi Syariah untuk kita dan keluarga. Dengan ikut produk asuransi dari Allianz ini, kita juga turut menyumbangkan sebagian dana yang kita bayarkan untuk program sosial yang dijalankan oleh Allianz. Jika kita ingin berkontribusi lebih banyak, kita bisa memanfaatkan fitur wakaf yang ada di perusahaan ini.

Nantinya, dana yang terkumpul akan dibagikan kepada orang-orang yang lebih membutuhkan dan juga sosok-sosok inspiratif seperti Pakde Samadi. Kebaikan dari kita semua harus disebarluaskan agar orang lain bisa menularkan kebaikan yang sama besarnya.


By Admin

About By Admin -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :