Jumat, 08 April 2022

By Admin

Open Trip atau Private Trip yang mana sih yang oke?

 

Image : istockphoto.com

Salah satu alternatif yang bisa membuat kita melepaskan penat setelah selama sepekan sibuk bekerja adalah liburan. Yup, saat berlibur kita bisa melepaskan dan melupakan sejenak beban pikiran kita. Banyak cara yang bisa kita dilakukan untuk menghabiskan waktu berlibur, salah satunya adalah dengan bepergian ke tempat wisata. Ada berbagai macam cara untuk melakukan perjalanan ke tempat atau kawasan wisata yang akan kita tuju. Saat ini sudah banyak cara traveling yang bisa dipilih, seperti sewa mobil untuk ke tempat tujuan atau menggunakan jasa open trip. saat ini jasa open trip sedang populer di kalangan para pelancong, baik yang bepergian di dalam negeri maupun ke luar negeri. Tak hanya open trip, tapi juga ada private trip buat kamu yang lebih menyukai privasi saat berlibur atau bepergian ke suatu tempat. sebelum memilih, mungkin kamu bisa simak perbedaan diantara keduanya.

Open Trip

Sebuah paket biasanya sudah ada yang menentukan ditentukan kota tujuan, tanggal keberangkatan dan rangkaian aktivitas yang akan kamu lakukan di kota destinasi tersebut. Jadi Kamu akan bertemu dengan orang atau grup lain apabila mengikuti sebuah paket Trip Gabungan, membuat pengalaman liburan Kamu menjadi lebih seru karena peserta yang ramai dan mendapatkan kenalan baru. Tidak sedikit orang yang menemukan jodohnya pada saat mengikuti liburan Trip Gabungan ini. Sehingga Trip ini sangat sesuai bagi Kamu yang kesulitan mencari partner liburan ke suatu tempat dan tidak mau mengeluarkan biaya yang terlalu mahal.

Private Trip

Sesuai dengan namanya, private trip lebih bersifat personal. Kamu akan melakukan sebuah perjalanan hanya dengan kelompok orang yang sudah ditentukan dengan bantuan Travel Agent. Untuk tujuan wisata dan tanggal keberangkatan yang menentukan adalah kamu sendiri dan travel agent akan mencoba mengakomodasi seluruh kebutuhanmu. Dengan fasilitas dan kemudahan seperti itu, private trip lebih mahal dibandingkan dengan paket Open Trip. Selain itu kita juga harus memastikan berapa orang peserta yang sudah pasti ikut perjalanan agar mendapatkan paket semurah mungkin.



Read More

Jumat, 01 April 2022

By Admin

Road Trip Jakarta - Bali, Yuk! Intip Inspirasinya Disini

 

Image : istockphoto.com


Road trip atau bepergian jarak jauh dengan menggunakan mobil, cukup populer akhir-akhir ini. Perjalanan ini bisa sangat jauh bahkan sampai antar pulau. Road trip biasanya digunakan oleh keluarga atau sekelompok kerabat akrab.

Liburan dengan road trip biasanya memang memakan waktu cukup lama dan itulah momen liburan yang menyenangkan, yaitu merasakan slow moment selama perjalanan dan mengakrabkan diri dengan teman seperjalanan anda.

Road trip dengan kendaraan pribadi atau sewaan juga menjadi salah satu cara bepergian paling aman di masa pandemi. Tak terkecuali untuk liburan ke Pulau Dewata, Bali. Untuk menggunakan mobil sewaan, ada baiknya anda sewa mobil lepas kunci agar lebih bebas.

Kembali lagi ke road trip Jakarta - Bali, biasanya menghabiskan waktu 20 jam di jalan. Jika anda melakukan perjalanan dari Jakarta, maka anda bisa memilih rute trans – Jawa. Rute ini diawali dari tol Jakarta – Cikampek, kemudian lanjut ke tol Cikopo – Palimanan.

Dari rute tersebut, anda bisa langsung mengikuti rute selanjutnya sampai ke Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi), untuk menyebrang ke Pelabuhan Gilimanuk, lalu melanjutkan perjalanan ke Bali.

Selama melalui rute tersebut, anda sudah pasti menghabiskan banyak waktu, bahkan bisa mencapai 24 jam untuk sampai ke tujuan, yakni Bali, karena jarak yang ditempuh pun sangat jauh. Dari panjangnya tol trans Jawa tersebut, Adapun rute yang harus anda lalui dan tarifnya untuk kendaraan golongan I, yaitu :


Tol Jakarta – Cikampek, Rp15 ribu
Tol Cikopo – Palimanan, Rp107.500,-
Tol Palimanan – Kanci, Rp12 ribu
Tol Kanci – Pejagan, Rp29 ribu
Tol Pejagan – Pemalang, Rp57.500,-
Tol Pemalang – Batang, Rp39 ribu
Tol Batang – Semarang, Rp75 ribu
Tol Semarang ABC, Rp5 ribu
Tol Semarang – Solo, Rp65 ribu
Tol Solo – Ngawi, Rp91 ribu
Tol Ngawi – Kertosono, Rp88 ribu
Tol Kertosono – Mojokerto, Rp46 ribu
Tol Mojokerto – Surabaya, Rp38 ribu
Tol Surabaya – Gempol, Rp3 ribu
Tol Gempol – Pasuruan (Grati), Rp36 ribu
Tol Pasuruan – Probolinggo Timur, Rp26.500,-.


Dari semua rute dan tarif tol tersebut, jika di total secara keseluruhan, maka biaya yang dihabiskan untuk satu kali perjalanan (berangkat), yaitu Rp733.500,-.



Read More

Selasa, 08 Maret 2022

By Admin

Kenali Kesalahan dalam Bermain Saham, Jangan Sampai Rugi!

 

Image : pixabay.com


Bermain saham memang menggiurkan karena menawarkan keuntungan yang besar. Namun demikian, Anda tetap harus berhati-hati dan sebaiknya menghindari kesalahan dalam bermain saham karena dikhawatirkan akan mendatangkan kerugian di kemudian hari. Untuk itu, pahami dahulu cara investasi saham, ya, supaya Anda tidak perlu kehilangan banyak uang saat investasi nantinya.

Memang, pada dasarnya, bermain saham selalu berisiko sehingga Anda sangat mungkin mengalami kerugian. Akan tetapi, Anda bisa memperkecil risiko tersebut apabila menghindari kesalahan dalam bermain saham berikut. 
 
1. Tidak Memiliki Rencana yang Baik

Berinvestasi harus disertai perencanaan yang baik, termasuk tujuan jangka panjang investasi. Untuk itu, tentukan tujuan serta strategi Anda sebelum mulai berinvestasi. Gunakan data keuangan berbagai perusahaan, analisis, kemudian gunakan untuk mengambil keputusan terkait saham mana yang akan Anda pilih sesuai dengan tujuan investasi Anda. Jangan memilih saham berdasarkan asumsi atau perkiraan Anda semata tanpa didukung data terpercaya. 
 
2. Personal Bias

Setiap investor tentu memiliki tujuan masing-masing dalam berinvestasi. Di samping itu, setiap investor juga memiliki profil risikonya sendiri. Meski begitu, sayangnya, mayoritas investor pemula biasanya memiliki personal bias, di mana mereka cenderung memiliih perusahaan yang mereka kenal atau sukai saja.

Menganut paham personal bias ini tentu merupakan kesalahan besar saat bermain saham karena saham perusahaan yang dikenal atau sukai tersebut belum tentu sesuai dengan profil risiko maupun financial goals. Untuk itu, lakukan riset terlebih dahulu dan kumpulkan informasi yang cukup mengenai perusahaan yang Anda kenal atau sukai. Cara ini akan membantu Anda dalam mengambil keputusan saham perusahaan mana yang akan Anda pilih yang sesuai dengan profil risiko dan financial goals Anda. 
 
3. Tidak Melakukan Analisis Fundamental dan Teknikal

Saham merupakan aset investasi yang fluktuatif. Anda berisiko mengalami kerugian besar jika tidak melakukan analisis fundamental maupun teknikal terlebih dahulu. Seperti diketahui, analisis fundamental sendiri bertujuan untuk mempelajari kondisi keuangan perusahaan sehingga Anda bisa dengan yakin memilih saham mana yang akan Anda investasikan. Sementara analisis teknikal berguna untuk mengetahui prediksi harga saham yang akan datang. Prediksi tersebut menggunakan data harga dan volume perdagangan pada masa lalu.

Tanpa pengetahuan yang mumpuni, Anda bisa salah dalam menafsirkan tren pendapatan perusahaan, rasio harga terhadap pendapatan, atau bahkan tidak membandingkannya dengan perusahaan sejenis. Kesalahan dalam bermain saham ini dapat Anda hindari dengan meminta bantuan financial planner untuk melakukan analisis fundamental dan teknikal ini.

Kesalahan dalam bermain saham di atas bukan bertujuan menyurutkan niat Anda untuk mulai berinvestasi. Sebaliknya, tujuannya supaya Anda memiliki bekal pengetahuan lebih supaya tidak sembarangan dalam bermain saham. Jadi, pertimbangkan segala keputusan dengan baik-baik, ya!
 
 
 
Read More

Sabtu, 04 Desember 2021

By Admin

Jam Tangan Digital : Pilihan Kaum Milenial, Ini 5 Kelebihannya

 


Kalau kita membicarakan berbagai hal yang berbau digital, maka arah pikiran kita akan banyak tertuju pada satu kelompok yang sering disebut dengan generasi milenial. Generasi milenial adalah mereka yang lahir antara tahun 1981-1996. Oleh karena itu, ada yang mengatakan bahwa generasi ini identik dengan dunia digital. Pada kenyataannya, memang teknologi digital tak bisa lepas dari mereka untuk berbagai aktivitasnya, misalnya saja untuk komunikasi, melakukan pekerjaan, menjalankan bisnis dan sebagainya.

Tak ketinggalan untuk urusan penampilan, maka kaum milenial ini juga akan lebih memilih aksesoris seperti jam tangan yang didukung dengan teknologi digital. Ini tentu saja seiring dengan perkembangan teknologi sekarang ini yang semakin canggih, dimana hampir semua perangkat kini sudah beralih ke model digital, termasuk jam tangan. Kenyataannya kalau kita lihat sekarang ini jam tangan dengan teknologi digital ini makin banyak beredar di pasaran.

Untuk kebutuhan kamu utamanya kaum milenial, berbagai merek jam tangan jenis digital kini dengan mudah bisa didapatkan di banyak toko aksesoris di berbagai kota atau secara online. Sebut saja salah satunya, yakni jam tangan digital skmei yang sudah banyak dikenal masyarakat. Jam tangan digital satu ini hadir dengan harga yang terkenal murah namun kualitas cukup bagus. Selain itu juga mempunyai desain kekinian yang menarik, nyaman dipakai dan dari segi kesehatan aman di kulit tangan.

Lantas, apa saja kelebihan jam tangan digital bila dibandingkan dengan jam tangan konvensional? Berikut ini setidaknya 5 kelebihan yang dimiliki jam tangan digital yang perlu kamu ketahui. Simak uraiannya!

1. Mempunyai banyak manfaat (Multifungsi)

Dipandang dari segi fungsional jelas harus diakui kalau jam tangan digital jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan jam tangan model konvensional. Oleh karena itu tentu menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang lebih mengutamakan fungsi.

Jam tangan model digital tak sebatas menunjukkan waktu saja, namun juga memiliki fungsi lainnya, misalnya fungsi sebagai alarm, stopwatch, kalender, kalkulator, GPS, kamera, mendukung aktivitas olahraga dan masih banyak fungsi lainnya.

2. Dilengkapi berbagai fitur.

Untuk mendukung banyak fungsi yang dimilikinya, maka jam tangan digital dilengkapi berbagai fitur. Dengan memanfaatkan fitur-fitur tersebut, maka para pemakai jam ini bisa mengaktifkan fungsi jam sesuai yang diinginkan. Berbagai fungsi jam tangan digital selama ini dirasakan cukup membantu untuk menunjang kelancaran kegiatan sehari-hari.

3. Tampilan lebih menarik.

Jam tangan digital mempunyai tampilan lebih menarik sehingga bisa menjadi aksesori yang akan melengkapi penampilan kamu dalam berbagai acara. Jam tangan digital dibuat dalam berbagai jenis, kamu bisa memilih untuk berbagai gaya yang kamu inginkan, mulai gaya yang formal sampai kasual. Banyaknya model dari jenis jam satu ini, tak heran jika banyak orang yang akhirnya menjadikan jam tangan digital sebagai koleksi aksesori.

Pastinya bukan hanya model, jam tangan digital juga menggunakan teknologi yang canggih sehingga tidak hanya sekadar menonjolkan gaya, namun juga tak melupakan kebutuhan penggunanya untuk meunjang berbagai aktivitas.

4. Timing lebih detail.

Jam tangan digital mempunyai kemampuan timing sangat detail, menampilkan penunjuk waktu mulai dari jam, menit hingga detik ditampilkan dengan tepat. Oleh karena itu, pengguna jam tangan digital bisa mengatur waktu lebih akurat. Selain itu, mengetahui waktu menggunakan jam digital juga lebih mudah karena penunjukkan waktu ditampilkan dalam bentuk angka yang jelas.

5. Dilengkapi sistem pencahayaan untuk mode malam.

Para pengguna jam tangan digital tak perlu khawatir meski berada di tempat dengan pencahayaan yang terbatas, karena jam model ini sudah dilengkapi dengan lampu penunjuk waktu. Dengan begitu ketika kamu akan melihat waktu pada jam tangan cukup mudah, tak terhalang kondisi apapun.

Itulah beberapa kelebihan jam tangan digital yang perlu kamu ketahui. Melihat banyak kelebihannya tersebut, pastinya jam tangan ini berguna bagi siapa saja baik untuk orang dewasa maupun anak-anak. Ingin memilikinya, segera kunjungi toko online Blibli untuk mendapatkan barang yang asli !
 
 
 
Read More

Kamis, 25 November 2021

By Admin

5 Alasan Pokok Perlunya Melakukan Diversifikasi Investasi

 

Image : istockphoto.com


Setiap orang pastinya mendambakan keuangan yang lebih baik bagi kepentingan masa depannya. Untuk itu, melakukan investasi bisa menjadi salah satu cara terbaik mewujudkan cita-cita itu. Investasi tentunya menawarkan keuntungan yang cukup menarik sehingga wajar saja kalau nampak menggiurkan, khususnya bagi para pemula.

Hal terpenting sebelum melakukan investasi, Anda sebaiknya perlu mengetahui lebih jauh mengenai seluk beluk dan strateginya. Selain itu, Anda juga bisa mencari tahu lebih banyak beragam jenis investasi yang bisa dijalankan. Jangan sampai Anda hanya terpengaruh dengan nilai imbal balik hasilnya yang cukup menggiurkan.

Harus disadari jika strategi merupakan kunci penting untuk keberhasilan dalam berinvestasi. Jika Anda ingin mencoba, maka ada dua pilihan yang bisa dipertimbangkan. Sebagai pilihan pertama Anda bisa merencanakan fokus pada satu aset investasi, atau justru memilih diversifikasi investasi sebagai pilihan lainnya. Sebagai pemula, pilihan jenis investasi yang terakhir ini sering direkomendasikan bagi kelompok Anda oleh para pakar atau investor yang telah cukup berpengalaman.

Secara sederhana, melakukan diversifikasi investasi artinya Anda menaruh kepemilikan modal Anda minimal pada dua instrumen investasi yang berbeda dan akan berjalan sekaligus. Ada berbagai instrumen investasi yang bisa Anda pilih, seperti : reksadana, saham, obligasi, emas, properti atau yang kini sedang banyak diminati peer-to-peer lending.

Peer-to-peer lending atau P2P Lending adalah layanan pinjam meminjam uang yang mempertemukan langsung antara pemberi pinjaman (kreditor) dan penerima pinjaman (debitur) berbasis teknologi informasi. Instrumen investasi satu ini bisa diandalkan dalam diversifikasi investasi. Anda bisa menjadi penyedia dana untuk membantu para pelaku UMKM mendapatkan pinjaman modal. Sebagai imbal baliknya, Anda akan mendapatkan bagi hasil setiap tahunnya dari dana yang Anda tanamkan.

Lantas, apa saja alasan perlunya melakukan diversifikasi investasi? Berikut ini setidaknya 5 alasan pokok yang bisa menjadi pertimbangan Anda dalam berinvestasi. Simak uraiannya!

1. Mengurangi risiko keuangan.

Sebaiknya Anda tidak menempatkan seluruh dana investasi yang Anda miliki dalam satu jenis instrumen investasi. Jika itu tidak Anda lakukan, maka saat instrumen investasi Anda jatuh akan ada risiko seluruh dana Anda menjadi turun nilainya.

Untuk menghindari itu terjadi, lakukan diversifikasi investasi dengan menempatkan dana Anda dalam beberapa jenis instrumen investasi. Dengan strategi ini, maka jika salah satu instrumen investasi Anda jatuh, Anda masih memiliki instrumen investasi lainnya sehingga dana investasi Anda tidak jatuh nilainya secara keseluruhan.

2. Mendapatkan keuntungan lebih maksimal.

Melakukan diversifikasi investasi bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Logikanya, tak menutup kemungkinan beberapa investasi yang Anda pilih akan meraih keuntungan secara bersamaan. Kalau ini terjadi, maka penghasilan yang bisa Anda raih pun bisa menjadi dua kali lipat lebih besar.

3. Nilai return investasi lebih terjamin.

Memilih diversifikasi investasi bisa sedikit menjawab akan kekhawatiran nilai return yang tak pasti, apakah ada peningkatan dalam jangka waktu tertentu atau malah sebaliknya justru mengalami kerugian. Dengan diversifikasi investasi, maka Anda bisa mengandalkan beberapa aset investasi, tidak hanya bergantung pada satu aset saja. Jika salah satu aset investasi dalam kondisi melemah, Anda masih memiliki aset lainnya yang bisa jadi memiliki nilai investasi cukup tinggi.

4. Membuat daya saing meningkat.

Keuntungan lain dari diversifikasi investasi, Anda bisa meningkatkan daya saing di bursa investasi. Selain itu, Anda mempunyai kesempatan untuk melebarkan ruang gerak, juga bisa menghindari persaingan pasar uang yang ketat. Terbuka bagi Anda untuk menerobos dalam hal monopoli yang pada umumnya hanya dikuasai sebagian kecil kelompok.

5. Bisa lebih ahli mengelola modal.

Masalah pengelolaan modal atau aset bukanlah hal yang mudah, Anda perlu berpikir secara seksama menyangkut soal pengembalian dan berbagai risikonya. Dengan melakukan diversifikasi investasi, Anda akan dihadapkan pada berbagai tantangan yang bisa membuat Anda lebih berpengalaman dan bijak dalam mengelola atau mengalokasikan modal yang Anda miliki.

Berbagai langkah mesti Anda lakukan dalam mengelola aset, bahkan Anda perlu melakukan riset terlebih dahulu sebelum menempatkan modal Anda di berbagai instrumen investasi yang menurut penilaian Anda cukup menguntungkan. Itu semua akan menempa Anda menjadi lebih ahli dalam mengelola modal.

Itulah lima alasan pokok pentingnya melakukan diversifikasi investasi. Oleh karena itu, memecah dan membagi modal investasi banyak menjadi pilihan yang dilakukan para investor. Bagaimana dengan Anda? Sebagai pemula pastinya itu bisa Anda jadikan bahan pertimbangan yang sangat berharga. 
 
 
 

Read More